Menu

Monday, July 24, 2017

blog remidi t.i.k

Kuliah Kerja Nyata Tematik Kelompok 39 Universitas Trunojoyo Madura 2017

EXPLORASI POTENSI TERSEMBUNYI DESA LEGUNG BARAT
Pertemuan dengan aparat desa Legung Barat
SUMENEP- Sosialisasi Program Kerja KKN 39 Universitas Trunojoyo Madura dilaksanakan pada 24 Juli 2017 yang bertempat di Balai Desa Legung Barat Kec. Batang-batang. Sosialisasi yang dimulai pukul 08.00 WIB dihadiri oleh tamu undangan yang ditujukan kepadaBPD(Badan Permusyawaratan Desa) Desa Legung Barat, Tokoh Masyarakat, dan Pengusaha. perencanaan sosialisasi yang dilakukan oleh kelompok KKN 39 dibagi menjadi 2 bagian yaitu sosialisasi kepada BPD Desa Legung Barat dan sosialisasi kepada seluruh masyarakat Legung Barat.
Banyaknya potensi SDA(sumber daya alam) dan SDM(sumber daya manusia) di pelosok Dusun-dusun di Desa Legung Barat yang tidak dimiliki Desa lain. Desa Legung Barat memiliki 5 dusun yakni Dusun Manggeran, Dusun Tekay, Dusun Bandang, Dusun Legung, dan Dusun Gerubuk. Potensi SDA yang digemborkan akan menjadi objek wisata baru di Kab. Sumenep. Pantai  yang belum ber-nama ini, memiliki keunikan yang tidak dimiliki pantai lain. Terdapat sumber air tawar di pinggir pantai dengan jarak 200 m dari laut, biasanya digunakan warga untuk mandi setelah pergi melaut. Cukup menggali pasir dengan tangan sedalam 30 cm kita akan menjumpai air tawar tersebut.
Warga di Dusun Manggeran mempercayai bahwa sumber air tawar yang terdapat di pantai tersebut mampu menyembuhkan penyakit “dulu ada orang sakit stroke, terus rutin mandi disini dan Alhamdulillah-nya sembuh. Jadi sejak itu banyak orang dari warga sini sama warga luar dating untuk mandi” ungkap Bapak Muhtar sebagai pemilik tanah dekat pantai. Selain keunikan tersebut, pantai yang terletak di Dusun Manggeran mempunyai pasir berwarna kuning kecoklatan yang bersih. Bukan sekedar pasir kuning kecoklatan seperti pantai umumnya yang memiliki tekstur lembut. Pasir di pantai tersebut adalah pasir hisab. Rindangnya suasana hutan pohon cemara di pinggir pantai adalah salah satu potensi yang bisa di explore serta dikembangkan menjadi spot foto kekinian.
Pemaparan potensi SDA dipaparkan oleh Ruli Budiarta selaku Koordinasi Desa kelompok KKN 39. Program kerja Utama KKN 39 adalah Destinasi Wisata Bahari Legung Barat dengan pembangunan spot foto kekinian guna menarik wisatwan selain dengan keunikan pantai yang telah dijabarkan tadi. Dimana proker utama ini di respon baik oleh BPD Legung Barat karena memang tahun ini terdapat program dari kecamatan untuk pariwisata dan prodak unggulan. Program dari desa sendiri adalah pembangunan sarana MCK(mandi cuci kaskus) di pinggir pantai untuk menghilangkan kebiasaan masyarakat yakni buang air besar di pinggir pantai.
Program kerja pendukung program kerja berupa Prodak Unggulan Olahan dari kelapa(VCO(Virgin coconut Oil/ minyak kelapa), Souvernir Kerajinan, Serundeng Level )Desa Berdikari, Pengenalan New Media, dan Pengelolaan Karang Taruna. Pengadaan sosialisasi tentang WC umum yang akan dibangun oleh BPD Desa Legung tahun ini bekerja sama dengan KKN 39 dan puskesmas Legung Barat.
BPD Desa Legung Barat akan mengerahkan masyarakat untuk membantu KKN 39 guna membersihkan area pantai setiap hari pada jam 15.00 WIB. Pemberian sanksi kepada masyarakat Legung Barat dan masyarakat luar ketika melanggar aturan akan segera direalisasikan setelah kelompok KKN 39 selesai membersihkan pantai dan membuka destinasi wisata baru ini. Sanksi digunakan agar member efek jera terhadap warga yang tidak menjaga kebersihan pantai. Pelaksanaan program ini dilakukan mulai tanggal 17 Juli- 11 Agustus 2017.
Musyawarah antar BPD Desa Legung Barat dan Tokoh Masyarakat memperoleh kesimpulan berupa harapan-harapan aparat desa terhadap Universitas Trunojoyo Madura agar selalu menjalin kerjasama untuk pengembangan desa dalam jangka panjang seperti melalui program kerja KKN.”Saya harap adanya kenang-kenangan yang bisa terlihat manfaatnya untuk kesejahteraan masyarakat” ungkap Bapak Mashoyya selaku Kepala Desa Legung Barat. Bapak Shiddiq juga berharap program kerja yang sudah ada dan dilaksanakan nanti akan dipantau atau diperbarui oleh warga dan dibantu oleh pihak Universitas Trunojoyo Madura agar program kerja yang sudah dijalankan terus berkembang lebih baik.
Musyawarah berakhir pukul 11.00 WIB dengan memperoleh solusi tentang pengembangan SDM dan SDA  terhadap program kerja yang disampaikan kelompok KKN 39 Universitas Trunojoyo Madura. Pembangunan MCK, pembentukan TIM pemeliharaan MCK, pemberian plang berisi himbauan atau kata-kata motivasi di pantai, dan teguran-teguran secara langsung kepada warga yang buang air besar di pinggir pantai merupakan solusi tambahan yang diperoleh dari pemeperan dan penjabaran tentang karakterisrik Desa.
Sosialisai ke dua mengenai program kerja kelompok KKN 39 Universitas Trunojoyo Madura akan dilakukan pada hari Rabu tanggal 26 Juli 2017 di Aula Balai Desa Legung Barat. Dimana setiap Kepala Dusun akan menyampaikan undangan kepada seluruh warga yang ada di masing-masing dusun yang dipegang untuk hadir dan mendukung program kerja dalam kegiatan sosialiasi dan pemaparan program kerja Kuliah Kerja Nyata Tematik 39.  


Anggota Kelompok KKN 39 Legung Barat


Subscribe to this Blog via Email :
Previous
Next Post »